Rabu, 18 Januari 2012

FV 432

FV 432

Jika AS memiliki M113, maka Inggris memiliki FV 432. FV adalah APC buatan pabrik GKN Defence yang diproduksi sebanyak 3000 unit dalam berbagai varian pada tahun 1963-1971. APC ini menggantikan Saracen dalam dinas operasional Angkatan Darat Inggris.

Dalam beberapa hal, FV 432 bisa dikatakan mirip dengan M113. Diawaki dua orang dan bisa membawa sepuluh orang bersenjata lengkap. Sama seperti M113, FV 432 juga memiliki banyak varian. Hanya saja FV 432 tidak memiliki kemampuan amfibi seperti M113.

FV 432 digunakan oleh pasukan Inggris dalam Perang Teluk tahun 1991, operasi pasukan perdamaian PBB di Yugoslavia, dan masih mempergunakan sejumlah FV 432 dalam operasi militer di Irak dan Afghanistan.

Specification (FV 432 Mk.1):
Crew : 2 + 10
Armament :
Main : 1 x 7.62mm machine gun
Combat weight : 15,280 kg
Length : 5.25 m
Width : 2.80 m
Height : 2.28 m
Powerpack : 240 hp Rolls Royce K60 multi fuel engine
Maximum road speed : 52 km/h
Range : 480 km

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4784489&page=5

FV 603 Saracen

FV 603 Saracen

FV 603 Saracen adalah APC buatan perusahaan Alvis, Inggris. Kendaraan pengangkut pasukan ini diproduksi pada tahun 1953 sampai dengan tahun 1972.

Saracen diawaki oleh dua orang dan bisa mengangkut sepuluh orang tentara bersenjata lengkap. Dipersenjatai dengan dua pucuk senapan mesin kaliber 7,62mm dan banyak digunakan oleh pasukan Inggris untuk tugas-tugas patroli keamanan di wilayah Malaysia dan Irlandia Utara.

Inggris menggunakan Saracen sampai dengan tahun 1963 dan kemudian menggantinya dengan FV432. Selain Inggris, Saracen juga digunakan oleh Australia, Brunei, Indonesia, Yordania, Kuwait, Nigeria, Afrika Selatan, Sri Langka, Sudan, Thailand, dan Lebanon.

Specification (Saracen Mk.2):
Crew : 2 + 10
Armament :
Main : 2 x 7.62mm machine guns
Combat weight : 10,170 kg
Length : 5.23 m
Width : 2.54 m
Height : 2.46 m
Powerpack : 160 hp Rolls Royce B80 petrol engine
Maximum road speed : 72 km/h
Range : 400 km

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4784489

Kapal patroli HQ-272 kelas TT400TP

Kapal patroli HQ-272 kelas TT400TP

Galangan kapal Hong Ha menyerahkan kapal perang pertama buatan Vietnam ke Angkatan Laut Vietnam (Hải quân nhân dân Việt Nam) di Hai Phong, Senin (16/1) . Kapal patroli meriam kelas TT-400TP pertama diberi nama HQ 272 dipesan oleh Kementrian Pertahanan.

Kapal patroli meriam kelas TT-400TP (TT = Tuần Tra/Patroli; 400 = diatas 400 ton; TP = Tàu Pháo = Kapal meriam) mempunyai empat tugas;
1. Menghancurkan seluruh kapal amphibi dan korvet musuh;
2. Menjaga pangkalan, armada amphibi, armada pendukung operasi kapal dalam pergelaran kekuatan dan menindai ranjau;
3. Menjaga kapal dagang di laut;
4. Serta sebagai kapal pengintai taktis di laut.

Spesifikasi:
1. 1x kanon 76 mm AK-176
2. 1x kanon 30 mm AK - 630,
3. Panjang kapal 54,16 meter;
4. Lebar kapal 9,16 meter;
5. Kecepatan maksimum 32 knot;
6. Waktu operasi 30 hari;
7. Jarak jelajah 2500 mil laut.

Sumber : http://beritahankam.blogspot.com/2012_01_15_archive.html

M113

M113

Mulai diproduksi pada tahun 1960, M113 adalah salah satu kendaraan lapis baja yang paling banyak digunakan dalam sejarah dengan jumlah produksi mencapai sekitar 80.000 unit dalam berbagai varian dan digunakan oleh lebih dari 50 negara. Angkatan Darat AS sendiri sudah menggunakan M113 sejak tahun 1960 dan baru akan mempensiunkan kendaraan ini pada tahun 2018.

M113 mulai digunakan pada tahun 1960 dan menggantikan APC M59. Kendaraan pengangkut personel ini menggunakan armor aluminium setebal 12-38mm. Diawaki dua orang dan bisa membawa sebelas personel bersenjata lengkap. M113 adalah simbol kehadiran pasukan lapis baja AS dalam Perang Vietnam. Pada saat pertama kali diterjunkan dalam Perang Vietnam, fungsi M113 hanyalah sebagai kendaraan pengangkut personel saja. Namun kemudian pasukan Vietnam Selatan menggunakan M113 sebagai kendaraan tempur, yang kemudian dikenal sebagai M113 ACAV (Armored Cavalry Assault Vehicle).

Selain Perang Vietnam, M113 juga digunakan dalam Perang Enam Hari tahun 1967, Perang Yom Kippur tahun 1973, Perang Irak-Iran, Invasi AS ke Panama tahun 1989, Perang Teluk tahun 1991, dan masih banyak lagi. Bahkan pasukan AS di Irak juga masih menggunakan M113.

Specification (M113A3):
Crew : 2 + 11
Armament :
Main : 1 x 12.7mm machine gun
Combat weight : 12,150 kg
Length : 5.30 m
Width : 2.69 m
Height : 2.54 m
Powerpack : 275 hp Detroit Diesel 6V-53T diesel engine
Maximum road speed : 65 km/h
Maximum water speed : 6 km/h
Range : 480 km

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4784489

M59

M59

M59 adalah APC yang dibuat oleh perusahaan FMC dan menggantikan A PC M75 di Angkatan Darat AS pada tahun 1954. Dibandingkan dengan M75, maka M59 berukuran lebih kecil, biaya pembuatannya lebih murah, dan mempunyai kemampuan amfibi. M59 hanya digunakan oleh pasukan AS sampai tahun 1960 dan kemudian digantikan oleh M113.

M59 bekas pakai AS kemudian diberikan kepada negara-negara seperti Lebanon, Turki, Yunani, Brazil, dan Vietnam Selatan sebagai bagian dari bantuan militer AS. Sejumlah kecil M59 sempat digunakan oleh pasukan Vietnam Selatan dalam Perang Vietnam.

Specification :
Crew : 2 + 10
Armament :
Main : 1 x 12.7mm machine gun
Combat weight : 19,300 kg
Length : 5.61 m
Width : 3.26 m
Height : 2.77 m
Powerpack : 2 x 146 hp GMC Model 302 petrol engines
Maximum road speed : 51 km/h
Range : 190 km

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4784489

M75

M75

Pada saat Perang Dunia II AS menggunakan M3 half-track sebagai kendaraan pengangkut personel. Menjelang akhir Perang Dunia II, muncul APC M44 yang diawaki tiga orang dan bisa membawa 24 orang personel. Namun APC ini dirasakan terlalu besar dan lamban, apalagi doktrin Angkatan Darat AS menyebutkan bahwa satu regu infantri terdiri dari sepuluh orang. Sebagai akibatnya maka hanya sedikit M44 yang dibuat .

Angkatan Darat AS lalu membuat spesifikasi APC baru pada bulan September 1945. APC baru ini dibuat dengan berdasarkan kendaran T43 Cargo Carrier dan akhirnya menjadi APC baru pada tahun 1974, yaitu M-75.

M-75 diawaki tiga orang dan dapat membawa sepuluh orang tentara bersenjata lengkap. Kendaraan pengangkut personel ini diproduksi sebanyak 1.700 unit pada tahun 1952-1954 dan sempat digunakan oleh pasukan AS dalam Perang Korea. APC ini dirasakan terlalu mahal untuk diproduksi dan terlalu berat untuk digunakan dalam operasi amfibi dan digantikan oleh M59 pada tahun 1954.

Specification :
Crew : 3 + 10
Armament :
Main : 1 x 12.7mm machine gun
Combat weight : 18,800 kg
Length : 5.20 m
Width : 2.50 m
Height : 2.80 m
Powerpack : 127 hp Continental AO 895-20-4 petrol engine
Maximum road speed : 70 km/h
Range : 185 km

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4784489

BTR-40

BTR-40

BTR-40 adalah APC pertama yang dibuat oleh Uni Soviet setelah Perang Dunia II selesai. Mulai dirancang pada tahun 1947, kendaraan pengangkut personel ini diproduksi pada tahun 1950 sampai dengan tahun 1960 dengan jumlah produksi mencapat sekitar 8.500 unit. BTR-40 tercatat pernah digunakan oleh setidaknya 40 negara dan saat ini sekitar 20 negara, termasuk Indonesia, masih menggunakan kendaraan lapis baja sebagai bagian dari kekuatan militer mereka.

Kendaraan pengangkut personel ini pada dasarnya adalah truk GAZ-63 yang dimodifikasi dengan diberi lapisan baja setebal 6-8mm. BTR-40 diawaki oleh dua orang dan bisa mengangkut antara enam sampai dengan delapan orang personel. Selain sebagai APC, BTR-40 sering pula difungsikan sebagai kendaraan intai. Panser ini dipersenjatai antara satu sampai dengan tiga pucuk senapan mesin SGMB kaliber 7,62mm.

Beberapa konflik bersenjata yang melibatkan BTR-40 antara lain Perang Vietnam, Perang Enam Hari tahun 1967, Perang Yom Kippur tahun 1973, dan operasi militer TNI/Polri di Aceh.

Specification
Crew : 2 + 8
Armament :
Main : 1 or 3 x 7.62mm machine guns
Combat weight : 5,300 kg
Length : 5.00 m
Width : 1.90 m
Height : 2.20 m
Powerpack : 80 hp GAZ-40 petrol engine
Maximum road speed : 80 km/h
Range : 430 km

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4784489

Rabu, 30 November 2011

Messerschmitt Bf 110

Messerschmitt Bf 110

Pesawat tempur paling penting kedua yang didesain oleh Willy Messerschmitt, Bf 110 dibuat karena kebutuhan Reichsluftfahrtministerium akan pesawat tempur jarak jauh atau destroyer (Zerstorer) berkapasitas senjata besar pada 1934. Dari konfigurasi monoplane sayap (terpasang) rendah (di bodi pesawat) kantilever, pesawat tempur dua-kursi ini mempunyai bodipesawat bagian-oval, kanopi transparan panjang, ekor pesawat terpasang-tinggi (pada bodi) dengan plat sirip dan kemudi diujungnya, roda pendaratan yang dapat ditarik masuk, dan dua mesin in-line Daimler-Benz DB 600. Ketika purwarupa pesawat ini terbang pertama kali pada 12 Mei 1936, pesawat ini mampu mendemonstrasikan kecepatan memutar/membelok yang sangat memuaskan. Akan tetapi, tes selanjutnya menunjukkan bahwa pesawat ini mungkin akan menghadapi masalah pada saat pertempuran, karena walaupun kecepatannya sangat tinggi, tetapi manuverabilitinya tidaklah cukup baik.

Bf 110A-0 pre-produksi yang bertenaga dua mesin 454.5kW Junkers Jumo 210B, menunjukkan kemunduran performa. Produksi awal Bf 110B mempunyai mesin similar tetapi telah ditingkatkan tenaganya. Hanya sedikit pesawat versi ini yang dibuat sebelum mesin 820kW DB 601A digunakan untuk pesawat yang lebih bertenaga Bf 110C. Sayangnya Luftwaffe tidak mungkin mengevaluasi Bf 110 dalam Perang Sipil Spanyol, dengan hasil bahwa ketika Bf 110C mengawal bomber yang menghancurkan Polandia pada awal PD II, mereka dipercaya telah mendapatkan senjata baru yang sangat berharga. Kepercayaan ini semakin kuat ketika sebelum Natal 1939, Bf 109 dan 110 menghancurkan 12 dari 22 Wellingtons yang melakukan pengintaian di Heligoland Bight.

Bf 110C dan Bf 110D (yang berjarak jangkau lebih) diluncurkan dengan penuh kepercayaan diri melawan Inggris pada musim panas 1940. Akan tetapi sebelum Battle of Britain mencapai puncaknya, sangat terlihat bahwa Bf-110 bukanlah tandingan pesawat tempur kursi-tunggal RAF yang mempunyai manuverabilitas sangat tinggi.

Walaupun kegagalan perannya, Bf 110 telah membuktikan diri sebagai pesawat yang paling berharga dan paling sukses sebagai pesawat tempur-malam sebelum pesawat yang lebih canggih dibuat. Bf 110E bermesin DB 601N dan Bf 110F bermesin DB 601E menjadi inti dari berbagai operasi. Dalam beroperasi pesawat ini dipandu dengan radar Wiirzburg agar posisinya tepat pada malam hari.

Pesawat tempur-malam tiga kursi Bf 110 diikuti dengan produksi Bf 110G bermesin DB 605B yang versi awalnya digunakasn sebagai bomber-tempur. Akan tetapi varian empat-kursi Bf110G-4a, -4b, -4c, dan -4d yang dilengkapi dengan radar yang berbeda digunakan untuk operasi pada malam hari. Produksi akhir dari Bf 110 adalah versi Bf 110H, yang secara umum sama dengan Bf 110G tetapi mempunyai persenjataan yang lebih banyak. Selama awal 1944 hampir 60% dari seluruh angkatan pesawat tempu-malam Jerman terdiri atas varian Bf 110. Total 6.000 pesawat ini telah dibuat sebelum produksi berakhir.

Specifications
Model: Messerschmitt Bf 110G/R3 Zerstorer (Destroyer)
Length: 42.81 ft; 13.05 m
Width: 53.31 ft; 16.25 m
Height: 13.71 ft; 4.18 m
Engine(s): 2 x Daimler-Benz DB 601B-1 inverted V-12 piston engines generating 1,474hp.
Empty Weight: 11,222 lbs; 5,090 kg
MTOW: 21,804 lbs; 9,890 kg
Max Speed: 342 mph; 550 km/h; 297 kts
Max Range: 1,305 miles; 2,100 km
Ceiling: 26,247 ft; 8,000 m; 5.0 miles
Climb Rate: 2,170 ft/min (661m/min)
Hardpoints: 2
Armament: 2 x 30mm cannons in nose; 2 x 20mm cannons in nose; 2 x 7.92mm machine guns in rear cockpit
Crew: 2
Operators; Nazi Germany