Selasa, 26 Oktober 2010

F-101 Voodoo

McDonnell F-101 Voodoo
1954


Role: Fighter aircraft
Manufacturer: McDonnell Aircraft
Designed by: Edward M. Flesh
First flight: 29 September 1954
Introduced: May 1957
Retired: 1972, USAF; 1982, US ANG; 1984, Canada
Primary user: United States Air Force
Number built: 807
Unit cost: US$1,276,145 (RF-101C); US$1,754,066 (F-101B)
Developed from: XF-88 Voodoo
Variants: CF-101 Voodoo




McDonnell F-101 Voodoo adalah pesawat tempur militer supersonik yang diterbangkan oleh USAF dan RCAF. Pada awalnya dirancang sebagai pesawat kawal bomber jarak jauh (dikenal sebagai pesawat tempur penetrasi) untuk Strategic Air Command (SAC). Pesawat ini beroperasi dalam berbagai peran lainnya, termasuk sebagai pesawat cegat semua cuaca dengan Air Defense Command / Aerospace Defense Command (ADC), pesawat tempur-bomber dan peran pengintaian foto dengan Tactical Air Command (TAC).

Bersama dengan U-2 AU AS dan RF-8 Crusaders AL AS, pesawat intai RF-101 menjadi bagian penting selama Krisis Misil Kuba dan terlibat luas dalam Perang Vietnam.

Along with the Air Force U-2 and Navy RF-8 Crusaders, the RF-101 reconnaissance variant of the Voodoo was instrumental during the Cuban Missile Crisis and saw extensive service during the Vietnam War.


Desain dan Pengembangan

Desain awal Voodoo dimulai setelah Perang Dunia II sebagai respon dari kompetisi pesawat tempur penetrasi AU AS pada 1946 untuk pesawat tempur kawal bomber jarak jauh performa tinggi, seperti P-51 Mustang yang telah dibuat saat itu. Setelah mendapatkan kontrak (AC-14582), McDonnell membuat dua purwarupa, yang diberi kode XF-88 Voodoo. Purwarupa pertama (# 46-6525), bermesin dua turbojet Westinghouse XJ34-WE-13 (3000 lbf/2240 kW), terbang dari Muroc pada tanggal 20 Oktober 1948. Pengujian awal menunjukkan bahwa kecepatan maksimalnya mengecewakan; 640 mph (1.030 km/h) di permukaan laut. Setelah dipasang dengan afterburner rancangan McDonnell, daya dorongnya meningkat 30% dengan meningkatkan kinerja kecepatan maksimal, kecepatan naik dan mengurangi jarak lepas-landas.

Meskipun XF-88 memenangkan kompetisi "fly-off" dengan pesaingnya Lockheed XF-90 dan North America YF-93, pada 1947 AU AS mengevaluasi ulang keperluan pesawat kawal bomber jarak jauh dan mengakhiri program pesawat tempur penetrasi pada tahun 1950. Analisa misi Perang Korea, mengungkapkan bahwa pesawat bomber AU AS strategis rentan terhadap penyerangan pesawat tempur musuh. Pada 1951, mengeluarkan kebutuhan baru akan pesawat kawal bomber. Desain McDonnell dengan versi lebih besar dan lebih bertenaga dari XF-88, dan memenangkan kompetisi pada bulan Mei 1951. F-88 diganti namanya menjadi F-101 Voodoo pada November 1951.

Desain baru sangat jauh lebih besar, membawa bahan bakar tiga kali lebih banyak dan dirancang dengan mesin yang lebih besar dan lebih kuat turbojet Pratt & Whitney J57. Besarnya mesin membuat perlunya modifikasi pada ruang mesin dan air-intake agar jumlah aliran udara ke mesin meningkat. Intake baru juga dirancang agar lebih efisien pada kecepatan Mach lebih tinggi. Dalam rangka meningkatkan efisiensi aerodynamik, mengurangi berat struktural dan meringankan fenomena "pitch-up" yang teridentifikasi dalam penerbangan uji D-558-2, pesawat dengan konfigurasi permukaan kontrol mirip dengan XF-88, ekor horisontal ekor dipindahkan ke bagian atas stabilisator vertikal, memberikan tanda khsusu bagi F-101 dengan "T-tail ". Pada akhir 1952, peran F-101 telah diubah dari "pesawat tempur penetrasi" menjadi "pesawat tempur strategis ", yang mempunyai penekanan misi pengawalan pesawat bomber dan pengiriman senjata nuklir. Maket Voodoo baru dengan desain ulang inlets, permuakaan ekor, roda pendaratan, dan ruang senjata nuklir diinspeksi oleh pejabat Angkatan Udara pada bulan Maret 1953. Desain telah disetujui, dan sebuah pesawanan untuk 39 pesawat F-101A telah disampaikan pada Mei 1953 tanpa purwarupa yang dibuat.

Nomor seri 53-2418 adalah model A produksi pertama yang dikirimkan ke Edwards AFB pada Agustus 1954. Penerbangan pertamanya dilakukan pada tanggal 29 September 1954, dengan tes pilot McDonnell bernama Robert C. Little. Hasil test penerbangan: Mach 0,9 pada 35.000 kaki, dengan kecepatan uji maksimum Mach 1.4. Pesawat terbang ini ditampilkan di Pueblo Weisbrod Aircraft Museum, Pueblo Memorial Airport, Pueblo, CO.

Pada akhir perang di Korea dan pengembangan pesawat bomber B-52 bermesin jet mengurangi perlunya pesawat tempur kawal dan Strategic Air Command dihentikan dari program ini. Pesawat terbang yang akan digunakan terutama adalah perasat interseptor pertahanan udara dua kursi (F-101B), pesawat tempur-bomber nuklir (F-101A/F-101C) dan pesawat intai (RF-101A/RF-101C) beroperasi di Kuba dan Vietnam.

Pengganti Voodoo sebagai fighter-bomber adalah McDonnell Douglas F-4 Phantom II. Sementara Voodoo cukup sukses, dan pesawat ini merupakan langkah revolusioner penting untuk pengambangan Phantom yang merupakan salah satu pesawat Barat tersukse pada tahun 1960-an.
Semua varian Voodoo dikenal dengan julukan "One-oh-Wonder".


Varian

•F-101A: initial production fighter bomber, 77 produced.
•NF-101A: one F-101A used by General Electric for testing of the General Electric J79 engine.
•YRF-101A: two F-101As built as prototype reconnaissance models.
•RF-101A: first reconnaissance version, 35 built.
•F-101B: two-seat interceptor, 479 built.
•CF-101B: 112 F-101Bs transferred to Royal Canadian Air Force (RCAF).
•RF-101B: 22 ex-RCAF CF-101B modified for reconnaissance use.
•TF-101B: dual-control trainer version of F-101B, redesignated F-101F, 79 built.
•EF-101B: single F-101B converted for use as a radar target and leased to Canada.
•NF-101B: F-101B prototype based on the F-101A airframe; the second prototype was built with a different nose.
•F-101C: improved fighter-bomber, 47 built.
•RF-101C: reconnaissance version of F-101C airframe, 166 built.
•F-101D: proposed version with General Electric J79 engines, not built.
•F-101E: another J79 proposal, not built.
•F-101F: dual-control trainer version of F-101B; 79 redesignated TF-101Bs plus 152 converted F-101B.
•CF-101F: RCAF designation for 20 TF-101B/F-101F dual-control aircraft.
•TF-101F: 24 dual-control versions of F-101B, redesignated F-101F (these are included in the -F total).
•RF-101G: 29 F-101As converted for ANG reconnaissance.
•RF-101H: 32 F-101Cs converted for reconnaissance use.


Specifications (F-101B)

General characteristics
•Crew: 2
•Length: 67 ft 5 in (20.55 m)
•Wingspan: 39 ft 8 in (12.09 m)
•Height: 18 ft 0 in (5.49 m)
•Wing area: 368 ft² (34.20 m²)
•Airfoil: NACA 65A007 mod root, 65A006 mod tip
•Empty weight: 28,495 lb (12,925 kg)
•Loaded weight: 45,665 lb (20,715 kg)
•Max takeoff weight: 52,400 lb (23,770 kg)
•Powerplant: 2× Pratt & Whitney J57-P-55 afterburning turbojets
oDry thrust: 11,990 lbf (53.3 kN) each
oThrust with afterburner: 16,900 lbf (75.2 kN) each
•* Internal fuel capacity: 2,053 US gal (7,771 L)
•Fuel capacity with 2 external tanks: 2,953 US gal (11,178 L)

Performance
•Maximum speed: Mach 1.72 (1,134 mph, 1,825 km/h) at 35,000 ft (10,500 m)
•Range: 1,520 mi (1,320 nm, 2,450 km)
•Service ceiling: 58,400 ft (17,800 m)
•Rate of climb: 49,200 ft/min (250 m/s)
•Wing loading: 124 lb/ft² (607 kg/m²)
•Thrust/weight: 0.74

Armament
•Missiles:
o4×AIM-4 Falcon
o-or-
o2×AIM-4 Falcon and 2×AIR-2 Genie nuclear rockets

Avionics
•Hughes MG-13 fire control system

Senin, 25 Oktober 2010

SR-71 Blackbird

SR-71 Blackbird


Tipe Strategic Reconnaissance
Produsen Lockheed Skunk Works
Perancang Clarence "Kelly" Johnson
Terbang perdana 22 Desember 1964
Diperkenalkan 1966
Dipensiunkan 1998
Pengguna United States Air Force
NASA
Jumlah produksi 32
Acuan dasar Lockheed A-12

Lockheed SR-71 adalah sebuah pesawat pengintai strategis jarak jauh berkecepatan Mach 3 yang berawal dari pesawat model A-12 dan YF-12 yang dibuat oleh Lockheed Skunk Works. SR-71 secara tidak resmi dijuluki 'Blackbird' dan dipanggil Habu (nama ular) oleh para awak penerbangnya. Clarence "Kelly" Johnson bertanggung jawab atas berbagai inovasi di konsep desain pesawat canggih ini. Keungulan dalam pertahanan pesawat ini adalah kecepatan terbang dan tingginya daya jelajah, dimana jika sebuah peluru kendali darat ke udara terdeteksi, tindak pengelakan yang standar adalah menambah kecepatan. Tipe SR-71 digunakan antara 1964 sampai 1998, dimana 12 dari 32 pesawat rusak akibat berbagai kecelakaan, tetapi tidak satupun hilang ketangan musuh.

Karakteristik umum
Kru: 2
Payload: 3,500 lb (1,600 kg) of sensors
Panjang: 107 ft 5 in (32.74 m)
Lebar sayap: 55 ft 7 in (16.94 m)
Tinggi: 18 ft 6 in (5.64 m)
Area sayap: 1,800 ft2 (170 m2)
Berat kosong: 67,500 lb (30,600 kg)
Berat terisi: 170,000 lb (77,000 kg)
Berat maksimum lepas landas: 172,000 lb (78,000 kg)
Mesin: 2× Pratt & Whitney J58-1 continuous-bleed afterburning turbojets, 32,500 lbf (145 kN) masing-masingWheel track: 16 ft 8 in (5.08 m)
Wheel base: 37 ft 10 in (11.53 m)
Aspect ratio: 1.7
Performa
Kecepatan maksimum: Mach 3.2+ (2,200+ mph, 3,530+ km/h, 1,900+ knots) at 80,000 ft (24,000 m)
Jarak jangkau: 2,900 nmi (5,400 km)
Jarak jangkau ferri: 3,200 nmi (5,925 km)
Batas tertinggi servis: 85,000 ft (25,900 m)
Laju panjat: 11,810 ft/min (60 m/s)
Beban sayap: 94 lb/ft² (460 kg/m²)
Dorongan/berat: 0.382

Yakovlev Yak-130

Yakovlev Yak-130

Tipe Advanced trainer / Light attack
Produsen Yakovlev
Terbang perdana 26 April 1996
Diperkenalkan Juli 2009
Status Active
Pengguna Russian Air Force
Jumlah produksi 4 (60 units in production)
Harga satuan 15 million
Varian Alenia Aermacchi M-346
Yak-130, Zhukovski, 2005

Yakovlev Yak-130 dalah sebuah pesawat jet latih buatan Rusia yang terbang pertama kali pada 26 April 1996 oleh A. Sinitsyn. Yakovlev dan Aermacchi bekerjasama mengembangkan Yak-130. Setelah kedua rekan ini tidak mampu mengatasi beberapa perbedaan, masing-masing mengembangkan pesawatnya dengan memakai desain dasar pesawat yang sama. Versi Aermacchi adalah Aermacchi M-346.
Daftar isi

Varian

* Yak-130/Aermacchi - prototipe latih.
* Yak-130-01 - Russian-Italian joint training and combat fighter. 90% menjelma menjadi Yak-130. Avionik oleh "Elektroavtomatika", SPB, Russia. Produksi by "Sokol". pernerbangan pertama direncanakan pada kuarter ke IV 2003.

Spesifikasi (Yak-130)
Karakteristik umum

* Kru: 2 pilots
* Panjang: 11.49 m (37 ft 8 in)
* Lebar sayap: 9.72 m (31 ft 10 in)
* Tinggi: 4.76 m (15 ft 7 in)
* Area sayap: 23.52 m² (253.2 sq ft)
* Berat kosong: 4,600 kg (10,141 lb)
* Berat terisi: 6,350 kg (14,000 lb)
* Berat maksimum lepas landas: 6,500 kg (14,330 lb)
* Mesin: 2× Klimov RD-35 turbofan, 21.58 kN (4,852 lbf) masing-masing

Performa

* Kecepatan maksimum: 1,037 km/h (644 mph)
* Kecepatan jelajah: km/h (mph)
* Kecepatan stall: 165 km/h (103 mph)
* Jarak jangkau: 2,546 km (1,582 miles)
* Batas tertinggi servis: 13,000 m (42,660 ft)
* Laju panjat: 50 m/s (10,000 ft/min)
* Beban sayap: 276.4 kg/m² (56.60 lb/sq ft)
* Dorongan/berat: 0.68

Persenjataan

Senjata 9 cantelan untuk beragam senjata rusia untuk udara ke udara (jarak pendek dan menengah) dan bom bodoh (tanpa kendali)

Hongdu JL-8

Hongdu JL-8

Tipe Latih Jet
Serang ringan
Produsen Hongdu
Pakistan Aeronautical Complex
Terbang perdana 1990
Diperkenalkan 1994
Status Operasional
Pengguna AU Tiongkok (PLA Air Force)
Pakistan (Pakistani Air Force)
Mesir (Egyptian Air Force)
Maroko (Royal Moroccan Air Force)
Jumlah produksi 202

Hongdu JL-8 (atau Nanchang JL-8) adalah pesawat latih berkursi ganda dibuat bersama ( joint-cooperation) antara Pakistan dan Republik Rakyat Tiongkok (RRC). Kontraktor untuk pesawat ini adalah Hongdu Aviation Industry Corporation. Versi Ekspor bernama K-8 Karakorum.

Sejarah

Pesawat latih ini dibangun melalui kerjasama antara 2 negara Pakistan dan Tiongkok. Pada mulanya pesawat ini dirancang banyak mengandung komponen dari Amerika Serikat, tetapi karena perkembangan politik pada akhir 80-an , rencana ini dibatalkan. Purwarupa pertama dibuat pada 1989 dan terbang pertama kali pada akhir tahun 1990.

Pakistan (PAF) pertama menerima 14 jet pada 1994 setelah keputusannya memesan 75 jet lagi untuk mengganti pesawat-pesawat latih Cessnanya . AU Tiongkok (PLAAF) menerima 6 pesawat pertamanya pada 1998. Di kemudian hari peningkatan yang dilakukan Tiongkok meliputi juga penggunaan mesin produksi sendiri. Tiongkok masih berencana untuk menambah jumlah pesawatnya untuk peremajaan armada latihnya.

Banyak Negara yang telah menyatakan berminat, dan sekarang pesawat ini sudah beroperasi di Mesir, Srilangka, Tanzania dan Zimbabwe. Selain berfungsi sebagai pesawat latih , jet ini juga bisa digunakan untuk misi serang darat

Karakorum-8 (K-8), Pesawat latih dasar canggih , dikembangkan bersama oleh Aircraft Manufacturing Factory (AMF), Pakistan Aeronautical Complex, Kamra, dan China National Aero-Technology Import & Export Corporation (CATIC).
Desain

* Mesin: K-8 digerakan oleh Honeywell TFE731-2A-2A mesin turbofan modular dengan DEEC & sistem kontrol bahan bakar hidro-mekanis. Karena sanksi USA atas Tiongkok , versi selanjutnya digerakan oleh AL-25 dan WS-11 (Tiongkok).

* Layout Kokpit:disain untuk memenuhi standar Spesifikasi Militer terbaru. EFIS buatan Collins dipasang di kokpit depan dan belakang. UHF/VHF communication system, TACAN/RADIO COMPASS & ILS juga tersedia tergantung kebutuhan konsumen.

* Sistem Penyelamatan: 2 kursi lontarMartin Baker MK-10L otomatis penuh berpendorong roket zero-zero (dalam kecepatan 0 km/j dan ketinggian 0m mampu beroperasi).

* Environmental control system (ECS): Allied Signal ECS dengan kemampuan AC( air conditioning ) bahakan didarat pada suhu ambient -40 °C to +52 °C.

* Sistem bahan bakar: Muatan total BBM pada 2 tangki karet pada badan pesawat dan sebuah tangki didalam sayap adalah 1720 lb. Kapasitas tiap drop tank adalah 250 L.

* Sistem kontrol penerbangan: Permukaan Kontrol Penerbangan Konvensional yang dikontrol oleh sistem transmisi rigid push-rod dan dioperasikan secara elektris maupun hidrolis.

Operators of the JL-8 and K-8.

* Tiongkok: People's Liberation Army Air Force - 30
* Mesir: Egyptian Air Force - 80
* Maroko: Royal Moroccan Air Force - 20
* Myanmar: Myanmar Armed Forces - 12
* Namibia: Namibia Defense Force - 4
* Pakistan: Pakistan Air Force - 30
* Srilanka: Sri Lanka Air Force - 6 ( 3 hancur dalam oleh serangan LTTE )
* Zambia: Zambian Defence Force - 8
* Zimbabwe: Air Force of Zimbabwe - 12

data utama

* Rated power: 3600 lbf max static thrust at sea level
* SFC: 0.502 lb/lbf.h (Max static thrust)
* Air flow: 115 lb/s (take-off and max continuous)
* Engine net weight: 812 lb
* Pressure ratio: 13.9
* Bypass ratio" 2.67

Dimensi

* Panjang: 11.6 m
* Tinggi: 4.21 m
* Luas sayap: 17.02 m²
* Rentang sayap: 9.63 m
* Wheel track: 2.54 m
* Wheel base: 4.442 m

Berat

* Normal take-off weight: 3700 kg
* Useful load: 943 kg
* Internal fuel capacity: 780 kg
* Empty weight: 2757 kg
* Max take-off weight: 4332 kg

Performa terbang

* Max level speed: 800 km/h
* Rate of climb at sea level: 30 m/s
* Service ceiling: 13,600 m
* Built-in range: 1560 km
* Ferry range (with drop tanks): 2140 km
* Endurance: 3.2 hrs
* Max endurance (with drop tanks): 4.2 h
* Unstick speed: 185 km/h
* Touchdown speed: 160 km/h
* Take-off ground run: 440 m
* Landing ground run: 530 m
* Limit load factor: +7.33/-3.0 g

Minggu, 24 Oktober 2010

Helikopter BO 105 P

HELIKOPTER TEMPUR BUATAN INDONESIA VERSI BO 105 P

Apabila kita membicarakan helikopter tempur, pastinya tidak akan jauh-jauh dari jenis heli semacam: AH-1 Cobra, AH-64 Apache, atau Agusta A129 Mangusta dan lain-lain, yang mungkin bagi Angkatan Bersenjata Indonesia saat ini masih merupakan barang mewah yang entah kapan bisa di beli. Walau begitu kita masih bisa sedikit lega karena saat ini Angkatan Bersenjata Indonesia sudah bisa unjuk gigi dengan helikopter serbu Mil Mi-35 buatan Rusia, tapi seperti kita ketahui bersama jumlah heli Mil Mi-35 yang ada saat ini masih belum cukup untuk memenuhi standar ideal bagi suatu angkatan bersenjata sebuah negara seluas Indonesia.

Salah satu alternatif untuk memenuhi pengadaan helikopter tempur bagi Angkatan Bersenjata Indonesia adalah dengan memberdayakan helikopter produksi PT DI yaitu helikopter NBO 105 yang di modifikasi menjadi helikopter tempur seperti versi Bo 105P yang bisa di gunakan sebagai Helikopter tempur dengan kemampuan anti tank dengan menggendong rudal HOT ATGMs (Anti Tank Guided Missiles), helikopter model ini sudah di gunakan di negara asalnya Jerman sana dan bahkan sempat dilangsir dua versi yaitu Bo 105P PAH-1 dan Bo 105P PAH-1A1, walaupun saat ini tugas dari heli Bo 105P sudah mulai di ganti oleh heli tempur yang lebih baru yaitu Eurocopter Tiger.

NBO 105 sendiri adalah helikopter ringan , serbaguna , bermesin ganda , yang dibuat oleh PT DI dengan lisensi dari Messerschmitt-Bölkow-Blohm (MBB) yang sekarang menjadi bagian dari Eurocopter. Eurocopter hanya memproduksi Bo 105 sampai tahun 1997. Jalur produksi Bo 105 kemudian diganti untuk produksi EC 135. Sedang untuk PT DI produksi NBO 105 masih berlanjut sampai sekarang, namun rata-rata produksi helikopter jenis NBO 105 ini di peruntukan bagi sipil dan POLRI. Ada juga versi militer yang di gunakan oleh TNI Angkatan Darat namun dengan kemampuan terbatas, hanya untuk serang darat dengan di cantoli roket FFAR yang juga buatan dari PT DI.

Vympel K-13

Vympel K-13

Pada Perang Dingin (AS-Uni Sovyet), Uni Sovyet membuat berbagai macam senjata kembaran musuhnya, salah satunya Vympel K-13 yang merupakan contekan dari AIM-9 Sidewinder buatan AS. Pengembangan ini bermula ketika sebuah AIM-9B ditembakkan sebuah F-86 Sabre dengan target Mig-17 China tetapi rudal udara-udara ini tak meledak dan malah menempel di badan Mig-17 dan dibawa kembali ke pangkalan dan menjadi contoh pengembangan rudal Uni Soviet. Peristiwa itu terjadi pada 28 September 1958. The K-13 (juga dikenal dengan R-3S) dikembangkan dari 1958 dan masuk masa dinas pada 1960. R-3S pertama kali diketahui negara Barat pada 1961 dan diberi kode AA-2A Atoll. Kemudian disusul oleh R-3 jenis pelack radar semi-aktif (SARH) yang sekelas dengan AIM-9C Sidewinder yang digunakan F-8 Crusader AL AS. R-3 diberi kode NATO AA-2B. Versi yang lebih mutakhir K-13M (R-13M) (IRH) dan K-13R (R-3R) (SARH) dikembangkan pada akhiR 1960-an. Semua varian K-13 secara fisik menyerupai Sidewinder dengan diameter 127 mm. Jarak efektif adalah sekitar 1 kilometer.
SPESIFIKASI
Berat: 70kg
Panjang: 2,8m
Diameter: 0,12m
Bentang Sayap: 0,45m
Kecepatan: 2.850 km/jam
Jangkauan: 8km
Hulu ledak: 6kg

MI-8/MI-17 'Hip'

MI-8/MI-17 'Hip' Multi-Mission Helicopter

Mi-8/Mi-17 (kode NATO: Hip) merupakan jenis helikopter yang dapat dioperasikan dalam berbagai misi. Mi-17 merupakan improvement dari Mi-8 yang awalnya dikenal sebagai versi Mi-8TMB. Dirancang dengan penyempurnaan pada tingkat kemampuannya untuk melakukan terbang yang lebih tinggi dan mampu beroperasi pada kondisi cuaca panas. Pada Mi-17 diberikan tambahan penyaring udara pada turbine air intake-nya, juga pada bagian sebelah kiri dari kedudukan rotor bagian ekor, yang dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja mesin penggerak helicopter ini yaitu mesin turboshaft TB-3-117A. Sedangkan versi Mi-8T menggunakan dua buah mesin turboshaft Klimov TV2-117. Untuk menghidari masuknya debu kedalam mesin pada saat tinggal landas dari medan berdebu, pada bagian engine air intake dipasangi perangkat deflector. Untuk meningkatkan kemampuannya (self-contained operation), Mi-8/Mi-17 dilengkapi dengan auxiliary power unit (APU). Bilah baling-baling rotor utama yang berjumlah lima bilah dibuat dari bahan aluminium alloy. Pada cockpit dapat mengakomodasi tiga awak (komandan/pilot, navigator dan flight mechanic). Selain versi transport, heli ini juga ada yang berfungsi sebagai gunship/heli bersenjata. 

Varian ini dinamakan Mi-8TV yang dilengkapi berbagai macam persenjataan, diantaranya senapan mesin caliber 7.62mm yang dipasang secara build-in dan enam external rak senjata dengan roket S-5. Helikopter ini juga dapat membawa senjata rudal anti-tank jenis AT-2 Swatter 9M 17P Skorpion. Selain itu juga erdapat enam flare dispencer tipe ASO-2V. Bila dikehendaki juga dapat dilengkapi dengan Hot Brick infrared jamer. Untuk mengendalikan sistem persenjataan yang dibawa, helikoper ini menggunakan perangkat bidik senjata collimating PKV. Heli ini digerakkan oleh mesin jenis TV3-117VMA yang dapat memberikan hovering ceiling 3.950 meter dari permukaan tanah.

SPESIFIKASI
Berat normal tinggal landas: 11.100 kg
Berat maksimum untuk tinggal landas: 12.000 kg
Bobot muatan normal: 2.355 kg
Bobot muatan maksimum: 4.000 kg
Bobot kosong: 6.965 kg
Jumlah personil tempur lengkap yang dapat diangkut: 24 pasukan
Kecepatan jelajah normal: 250 km/jam
Kecepatan jelajah (cruising): 225 km/jam
Hovering ceiling: 800 meter
Service ceiling: 4.500 meter
Ukuran helicopter tanpa rotor: 18.22 m, 4.75 m x 4.5 m
Diameter rotor utama: 21,29 m
Panjang kabin kargo: 5,34 m
Lebar kabin kargo: 2,34 m
Tinggi kabin kargo: 1,8 m

Bell UH-1 Iroquois/Huey

Bell UH-1 Iroquois/Huey

UH-1 Iroquois atau yang lebih dikenal sebagai "Huey", adalah helikopter transport militer andalan Amerika Sekikat pada Perang Vietnam. UH-1 dikembangkan pada tahun 1955 dari Bell 204 dan pertama kali digunakan tahun 1959. Jumlah akhir produksi heli ini pada 1976 mencapai lebih dari 16.000 "ekor". Heli yang sudah battle proven (pernah mengikuti perang) ini tercatat 2202 pilotnya terbunuh dan 2500 unit heli hilang dalam Perang Vietnam, kira-kira setengahnya gugur dalam perang dan sisanya kecelakaan (crash). Misi yang dapat dijalankan heli ini adalah sebagai ambulans udara, transportasi, pencarian, SAR, perang elektronik, dan sebagai pendukung serangan darat. Heli ini memakai senapan mesin M60 atau MG3 peninggalan Angkatan Udara Nazi Jerman (Luftwaffe) yang dipasangkan pada salah satu sisi helikopter tersebut. Heli ini masih digunakan pada Perang Irak tentunya dengan banyak perubahan (versi UH-1 J).

SPESIFIKASI UH-1 HUEY
Crew: 1-4
Kapasitas: 3880 lb termasuk 14 pasukan, atau 6 stretchers, atau setara kargo
Panjang: 17,4 m
Diameter rotor: 14,6 m
Tinggi: 4,4 m
Berat kosong: 2.365 kg
Loaded weight: 4100 kg
Berat Max. Take off: 4310 kg
Powerplant: 1 × Lycoming T53-L-11 turboshaft
Kecepatan maksimum: 135 mph (220 km / h)
Kecepatan jelajah: 125 mph (205 km / h)
Jangkauan: 315 mil (510 km)