Senin, 20 September 2010

BTR-80 Korps Marinir TNI-AL

BTR-80

Sejarah

BTR-80 dibuat oleh Arzamas machinery Construction Plant, Nizhny Novgorod, Rusia, dirancang untuk membawa personil dimedan tempur dan memberikan dukungan tembakan jarak dekat. Juga untuk melakukan pengintaian, dukungan tempur dan misi patroli. Mulai digunakan AD Rusia akhir 1980an dan telah teruji diberbagai pertempuran, termasuk misi perdamaian PBB.

BTR-80 adalah pengangkut personel lapis baja beroda 8×8 yang dirancang Uni Soviet. Produksi dimulai pada tahun 1986, untuk menggantikan versi-versi sebelumnya, yaitu BTR-60 dan BTR-70. Soviet merancang BTR-80 berdasarkan BTR-70. Kendaraan ini menggunakan mesin diesel V-8 turbo 260-hp.

Korps Marinir TNI-AL mengakusisi 12 BTR-80A. Kendaraan baja tersebut bertugas dengan Detasemen Kavaleri di dalam Brigade Marinir I. BTR-80 Indonesia dipersenjatai dengan senapan mesin 14.5 mm dan 7.62 mm.
BTR-80A memiliki daya angkut sepuluh orang, terdiri komandan, pengemudi, penembak, serta tujuh orang pasukan. Persenjataan di antaranya dilengkapi fasilitas perlindungan serangan senjata NBC (nuklir, biologi, kimia), sistem penembakan otomatis senjatanya, serta sistem kamuflase.
Persenjataan standar terdiri mitraliur 2A72 (kaliber 30 mm dengan daya tembak 330 butir peluru per menit, yang dapat menembus baja tipis), senapan mesin PKT (kaliber 7,62 mm x 39 dengan untaian 2.000 butir peluru, jarak tembak 1.500 m), serta enam pelontar granat asap.
Varian dan Pengembangan

Beberapa pengembangan dari BTR-80, antara lain, BREM-K Ran Harkan; BMM versi ambulan; RkhM-4-01 Ran Intai anti-radiasi dan Nubika; dan 2S23 Nona SVK 120mm self-propelled gun, yang mulai digunakan AD Rusia sejak 1990.

Versi yang lebih besar adalah BTR-90 dengan peningkatan proteksi lapis baja, dilengkapi dengan persenjataan kanon otomatis 2A42 kaliber 30mm dengan kemampuan membawa sista rudal anti- tank Konkurs.
Bulan Juli 2005, perusahaan Polandia, Bumar, mendapat kontrak dari pemerintah Irak untuk memasok 115 unit BTR-80 APC rekondisi, ex-AD Hongaria untuk pengiriman 2006. Bangladesh juga memesan tambahan dari Rusia 60 unit BTR-80 APC untuk misi perdamaian PBB.
BTR-80 Amfibi
BTR-80 sepenuhnya adalah ranpur amfibi. Pada bagian kabin terdapat tujuh ball-swivel firing ports, empat pada sisi kanan dan tiga pada sisi kiri, sama halnya dengan port diatas hatches dari kompartemen penembakan. Hatches memiliki pintu lapis baja pada kedua sisi kendaraan. Kendaraan ini juga memiliki perlindungan Nubika, system pemadam kebakaran otomatis, perlengkapan penyamaran, pompa bilge dan winch self- recovery.

Persenjataan
BTR-80 dipersenjatai dengan kubah senapan mesin BPU-1, untuk senjata KPTV kaliber 14.5mm dan Senapan mesin coaxial PKT kaliber 7.62mm. Kubah dapat berputar 360° dengan sudut elevasi 60° guna melakukan pertahanan udara.
Jarak tembak senjata sekitar 2km, dan jarak tembak kaliber 7.62mm sejauh 1.5km. Amunisi yang dapat dibawa 500 butir untuk KPVT dan 2.000 butir untuk PKT. Enam pelontar granat asap masing-masing tiga per sisi senjata utama.

SPESIFIKASI
Jumlah awak 10 (3+7)
Bobot: 13,600 kg +3%
Power-to-weight ratio: 19.1 hp/t
Mesin Disel 7403 four-stroke 8-cylinder, liquid cooled, 260 hp
Roda: pneumatic, tubeless
Suspensi independent on traverse levers
Panjang keseluruhan 7.65 m
Lebar 2.9 m
Tinggi 2.35 m
Jejak roda 2.41 m
Clearance 475 mm
Radius berputar kendaraan 13.2 m
Kecepatan maksimum di jalan raya: 80 km/jam
Kecepatan maksimum di medan sulit 20 – 40 km/hour
Amphibi 9 km/hour
Jarak tempuh di jalan raya: 600 km
Jarak tempuh medan sulit 200 – 500 km
Jarak tempuh ampibi 12 hours
Kemiringan menanjak 30 derajat
Kemiringan menyamping 25 derajat
Halangan vertical 0.5 m
Halangan parit 2 m

Tidak ada komentar:

Posting Komentar